Showing posts with label perempuan. Show all posts
Showing posts with label perempuan. Show all posts

Tuesday, 22 May 2012

random .


Bismillah 

wordless. 
.Tuesday,22052012.

- pictures.tell.a.thousand.words. -


"There is no God but Allah, and Muhammad is the Messenger of Allah"





wei,nak balik T.T
- I Love my parent more than anything in this world- 





Dad.
son's first super hero.
daughter's first love.
=')



happiness is a choice. Your circumstances and problems can affect it, but you're still the one who decides your happiness.
#yes, that's true =)


brotherly love =')
sweet .



yes, keep silent.
=)



Wassalam.
May Allah bless us :)




Friday, 2 September 2011

beautiful short story ♥

Wife asks husband :
''What is the happiest moment in your life ? "
He looked at her face and said , "It has not come yet..."
She fell silent for a moment ,then she asked :
"And when will it be?"
He said : 
"The day you open the door and you say to me 'my dear husband , Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh' - in our place in JANNAH." 



p/s : ‎"Simpanlah segala bentuk ungkapan cinta dan dekap di hati rapat-rapat.
       Allah akan menjawabnya dengan lebih indah di waktu yang tepat." :)





Monday, 1 August 2011

kau ilhamku


Beribu bintang di langit kini menghilang
Meraba aku dalam kelam
Rembulan mengambang kini makin suram
Pudar ilhamku tanpa arah

Sedetik wajahmu muncul dalam diam
Ada kerdipan ada sinar
Itukah bintang ataupun rembulan
Terima kasih ku ucapkan

Izinkanku mencuri bayangan wajahmu
Izinkanku mencuri khayalan denganmu

Maafkanlah oh…
Andailah lagu ini mengganggu ruangan hidupmu
Kau senyumlah oh…Sekadar memori kita di arena ini
Kau ilhamku… kau ilhamku…

'i've leave him for the sake of Allah' Sesungguhnya Allah tidak pernah mensia-siakan perngorbananmu, Bilamana kita tinggalkan semua ini kerana Allah semata, Yakinlah! Akan ada sesuatu yang indah untukmu di pengakhiran nanti...




Thursday, 28 July 2011

*h



 Nak hadapi sesuatu kenyataan itu bukan mudah.. 


Ketahui lah bahawa ini adalah satu liku dalam jalan kehidupan..
Dan ia masih belum berakhir..



=.="

Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui"

Al-Baqarah:216

smile when you heart is hurt ~ " 


Friday, 1 July 2011

wanita cantik

"Wanita cantik ialah:
1.Melukis kekuatan melalui masalah
2.Tersenyum saat tertekan
3.Tertawa saat hati sedang menangis
4.Tabah di saat terhina
5.Mempersona krn memaafkan
6.Mengasihi tnp balasan
7.Bertambah kuat dlm doa & pengharapan Ilahi..."




 Ya Allah...walaupn aku tidak cantik dimata manusia,cukuplah sekadar cantik dihadapan-Mu :)






Wednesday, 4 May 2011

wanita solehah ♥✿





Mampukah aku menjadi seperti Siti Khatijah? 
Agung cintanya pada Allah dan Rasulullah,
Hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah, 
Penawar hati kekasih Allah ,
Susah dan senang rela bersama..

Dapatkah ku didik jiwa seperti Siti Aishah?
Isteri Rasulullah yang bijak ,
Pendorong kesusahan dan penderitaan,
Tiada sukar untuk dilaksanakan...


Mengalir air mataku,
Melihat pegorbanan puteri solehah Siti Fatimah,
Akur dalam setiap perintah,
Taat dengan abu ayahnya, yang sentiasa berjuang,
Tiada memiliki harta dunia,
Layaklah dia sebagai wanita penghulu syurga... 

Ketika aku marah,
Inginku intip serpihan sabar,
Dari catatan hidup Siti Sarah...

Tabah jiwaku,
Setabah umi Nabi Ismail,
Mengendong bayinya yang masih merah,
Mencari air penghilang dahaga,
Di terik padang pasir merak,
Ditinggalkan suami akur tanpa bantah,
Pengharapannya hanya pada Allah,
Itulah wanita Siti Hajar..

Mampukah aku menjadi wanita solehah?
Mati dalam keunggulan iman,
Bersinar indah, harum tersebar ..





Muslimah itu ANUGERAH terindah Dari Allah,,Dia lembut tapi tidak lemah,mempesona tapi tetap bersahaja,dia menjaga akhlak & kemuliaanya.Dia Istimewa dari Wanita Lainnya..Ilmunya telah mengangkatnya menjadi permata TERINDAH di Dunia.Semoga dia itu adalah kita..insyaAllah....amin Ya RABB..





Friday, 25 March 2011

★·.·´¯`·.·★ bingkisan terindah buatmu duhai muslimah ★·.·´¯`·.·★

"SEBAIK-BAIK wanita ialah yang tidak MEMANDANG dan tidak DIPANDANG oleh LELAKI..'' InsyaALLAH,Amin Allahumma Amin

Aku tidak ingin dipandang cantik oleh lelaki. Biarlah aku hanya cantik di matamu,zaujku.. Apa gunanya aku menjadi perhatian lelaki andai murka Allah ada di situ..

Apalah gunanya aku menjadi idaman banyak lelaki sedangkan aku hanya bisa menjadi milikmu seorang.

Aku tidak merasa bangga menjadi rebutan lelaki bahkan aku merasa terhina diperlakukan sebegitu seolah-olah aku ini barang yang bisa dimiliki sesuka hati.

Aku juga tidak mau menjadi penyebab kejatuhan seorang lelaki yang dikecewakan lantaran terlalu mengharapkan sesuatu yang tidak dapat aku berikan.

Bagaimana akan kujawab di hadapan Allah kelak andai ditanya? Adakah itu sumbanganku kepada manusia selama hidup di muka bumi?

Kalau aku tidak ingin kau memandang perempuan lain, aku dululah yang perlu menundukkan pandanganku. Aku harus memperbaiki dan menghias peribadiku karena itulah yang dituntut oleh Allah.

Kalau aku ingin lelaki yang baik menjadi suamiku, aku juga perlu menjadi perempuan yang baik. Bukankah Allah telah menjanjikan perempuan yang baik itu untuk lelaki yang baik?

Tidak kunafikan sebagai remaja, aku memiliki perasaan untuk menyayangi dan disayangi. Namun setiap kali perasaan itu datang, setiap kali itulah aku mengingatkan diriku bahwa aku perlu menjaga perasaan itu karena ia semata-mata untukmu..




‎(¯`v´¯) ♥♥ Berikanlah yg TERBAIK untuk Allah maka Allah akan berikan yg terbaik
`·.¸.·´ ♥♥ untukmu...Cintailah Allah SEPENUH HATI, maka Allah akan kirimkan org
¸.·´ ¸.·´¨) ¸.·*¨) yg mencintaimu karena Allah...Sayangilah Allah dgn segenap
(¸.·´ (¸.·´ .·´ ¸¸.·¨¯`·. ♥♥ jiwa ragamu..maka akan Allah kirimkan org yg MENYAYANGIMU segenap
 jiwa raganya.. InsyaAllah..Amin Allahumma Amin..♥ ♥

syukran : kak iman

Monday, 7 March 2011

♥ kasih ibu ♥

"Boleh saya melihat anak saya?" pinta seorang ibu yang baru melahirkan seorang anak dengan penuh kebahagiaan. Ketika gendongan itu berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang menutupi wajah bayi lelaki yang comel itu.

Ibu itu menahan nafasnya. Doktor yang menunggunya segera berbalik memandang ke arah luar jendela rumah sakit tidak sampai hati menatapi wajah ibu tersebut. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah telinga.

Waktu berlalu dan kini bayi tersebut telah menjadi seorang anak yang boleh berkativiti dengan sempurna, cuma penampilannya saja yang tampak aneh dan buruk.

Suatu hari anak tersebut bergegas pulang ke rumah terus membenamkan wajahnya di pelukan ibunya yang menangis. Ia tahu hidup anaknya penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Sambil teresak-esak anak lelaki itu mengatakan yang dia diejek oleh orang dewasa dan dikatakan anak ini adalah makhluk aneh.

Di sekolah anak tersebut disukai oleh rakan-rakan sekolah. Anak tersebut membesar tampan dengan kecacatannya. Dia berbakat dalam bidang muzik dan penulisan.

"Ibu,saya ingin menjadi ketua kelas."

Ibu hanya mendiamkan diri, tapi di dalam hati ibu merasa kasihan dengan anaknya.

Suatu hari si Ayah terus berjumpa dengan seorang doktor yang boleh melekatkan telinga untuk anaknya.

"Saya percaya saya boleh memindahkan sepasang telinga untuknya, tetapi harus ada orang yang tampil untuk menderma".

Beberapa bulan kemudian si ayah memanggil anaknya sambil berkata, "Nak, seorang yang tak ingin dikenali telah bersedia mendermakan telinganya padamu. Kami harus segera mengirim kamu ke hospital untuk menjalani pembedahan tetapi jangan ditanya siapa yang menderma."

Pembedahan dilakukan dengan berjaya dan kini telah lahir seorang lelaki yang mempunyai cukup sifat. Bakat muziknya yang hebat menjadikan ia terkenal dan menerima banyak penghargaan dari sekolahnya.

Masa berlalu dan dia pun berkahwin dan bekerja sebagai seorang yang berpangkat besar. Terdetik di hatinya tentang masa-masa silam lalu menghampiri ayahnya.

"Ayah, saya hendak mengetahui siapa yang telah mengorbankan ini semua pada saya, ayah. Ia telah membuat sesuatu yang amat besar dan ingin sekali saya membalas budinya."

Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kau tidak boleh membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu."

Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan kata-kata, "Ayah tidak dapat membuka rahsia ini sebelum tiba saatnya."

Tahun berganti tahun ayahnya tetap menyimpan rahsia. Hinggalah pada suatu hari tibalah saat yang menyedihkan bagi keluarga itu. Di hari itu ayah dan lelaki itu berdiri ditepi jenazah ibunya yang baru saja meninggal dunia. Dengan perlahan dan penuh syahdu si ayah membelai rambut isterinya yang terbujur kaku sambil menyelak rambut sehinggalah tampak bahawa si ibu tidak mempunyai telinga.

Sambil menangis si ayah berkata, "Ibumu sangat suka menyimpan rambut yang panjang dan tak seorang menyedari bahawa ia telah hilang sedikit kecantikkannya."

Kecantikkan yang sejati tidak terletak pada penampilan tubuh tapi di dalam hati. Harta karun yang hakiki tidak terletak pada zahirnya, namun pada apa yang tidak dapat dilihat. Kasih sejati tidak terletak pada apa yang telah dikerjakan dan diketahui, namun pada apa yang dikerjakan dan tidak diketahui... ~











syukran : kak lyena



A GIRL'S HEART DESIRE

Sometimes,
I want to open my hijab,
and show the world,
that I too,
am beautiful in the people's definition.

But,
deep down here,
in my little heart,
I know that beauty is by definition,
a mystery.
and it is forever more rewarding,
to be beautiful in God's eyes.

Sometimes,
I want to wear ruffled dresses and tight jeans,
show off what I really look like,
under those baggy shirts and loosely fitted pants,
make a statement,
that I too,
have a figure and worth looking at.

But,
I know better,
to avoid entering the world of men's imagination,
for I love my future husband,
and I am ashamed,
what should be his, has already been unveiled by others.

Sometimes,
I want to show the world,
the other side of me,
the bubblier, bolder, and crazier me.
put myself on display,                                        
for everyone to see,
to be desired, and admired upon.







But,
I know that eyes are not just eyes,                      
seeing is not just seeing,
image and respect are gained,
shame and humility deserve a better place,

Because in the end,
it is not just about me,
I carry a lot of impressions and expectations,
of what a Muslim girl should be,

I am covered by the word "Islam" the moment I walk out of my door,
So don't be selfish girl,

Can't you put behind your heart's desire for something worth fighting for?

Love is all it takes.
Love...




Friday, 4 March 2011

Sayidatina Fatimah RA

Sayidatina Fatimah r.a : Penghulu Wanita Syurga 

Dia membesar dalam suasana kesusahan. Bondanya pergi ketika usianya terlalu muda dan masih memerlukan kasih sayang seorang ibu. Sejak itu, dialah yang mengambil alih tugas menguruskan rumahtangga seperti memasak, mencuci, mengemas rumah dan menguruskan keperluan ayahandanya.



Di sebalik kesibukan itu, dia juga adalah seorang yang paling kuat beribadah. Keletihan yang ditanggung akibat seharian bekerja menggantikan tugas ibunya yang telah pergi itu, tidak pula menghalang Sayidatina Fatimah daripada bermunajata dan beribadah kepada Allah SWT. Malam- malam yang dilalui, diisi dengan tahajud, zikir dan siangnya pula dengan sembahyang, puasa, membaca Al Quran dan lain-lain. Setiap hari, suara halusnya mengalunkan irama Al Quran.
Di waktu umurnya mencapai 18 tahun, dia dikahwinkan dengan pemuda yang sangat miskin hidupnya. Bahkan oleh kemiskinan itu, untuk membayar mas kahwin pun suaminya tidak mampu lalu dibantu oleh Rasulullah SAW. Setelah berkahwin kehidupannya berjalan dalam suasana yang amat sederhana, gigih dan penuh ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Digelar Singa Allah, suaminya Sayidina Ali merupakan orang kepercayaan Rasulullah SAW yang diamanahkan untuk berada di barisan hadapan dalam bala tentera Islam. Lalu, seringlah Sayidatina Fatimah ditinggalkan oleh suaminya yang pergi berperang untuk berbulan-bulan lamanya. Namun dia tetap redha dengan suaminya. Isteri mana yang tidak mengharapkan belaian mesra daripada seorang suami. Namun bagi Sayidatina Fatimah .ha, saat-saat berjauhan dengan suami adalah satu kesempatan berdampingan dengan Allah SWT untuk mencari kasih-Nya, melalui ibadah-ibadah yang dibangunkan.
Sepanjang pemergian Sayidina Ali itu, hanya anak-anak yang masih kecil menjadi temannya. Nafkah untuk dirinya dan anak-anaknya Hassan, Hussin, Muhsin, Zainab dan Umi Kalsum diusahakan sendiri. Untuk mendapatkan air, berjalanlah dia sejauh hampir dua batu dan mencedoknya dari perigi yang 40 hasta dalamnya, di tengah bahang mentari padang pasir yang terik. Kadangkala dia berlapar sepanjang hari. Sering pula dia berpuasa dan tubuhnya sangat kurus hingga menampakkan tulang di dadanya.
Pernah suatu hari, sedang dia tekun bekerja di sisi batu pengisar gandum, Rasulullah datang berkunjung ke rumahnya. Sayidatina Fatimah yang amat keletihan ketika itu lalu meceritakan keperitan hidupnya itu kepada Rasulullah SAW. Betapa dirinya teruk bekerja, mengisar tepung, mengangkat air, memasak serta melayan anak-anak. Dia berharap agar Rasulullah dapat menyampaikan kepada Sayidina Ali, kalau mungkin boleh disediakan untuknya seorang pembantu rumah. Rasulullah saw merasa belas terhadap penanggungan anakandanya itu. Namun baginda amat tahu, sesungguhnya Allah memang menghendaki kesusahan bagi hamba-Nya sewaktu di dunia untuk membeli kesenangan di akhirat. Mereka yang rela bersusah payah dengan ujian di dunia demi mengharapkan keredhaan-Nya, mereka inilah yang mendapat tempat di sisi-Nya.
Lalu dipujuknya Fatimah .ha sambil memberikan harapan dengan janji-janji Allah. Baginda mengajarkan zikir, tahmid dan takbir yang apabila diamalkan, segala penanggungan dan bebanan hidup akan terasa ringan. Ketaatannya kepada Sayidina Ali menyebabkan Allah SWT mengangkat darjatnya. Sayidatina Fatimah tidak pernah mengeluh dengan kekurangan dan kemiskinan keluarga mereka. Tidak juga dia meminta-minta hingga menyusah-nyusahkan suaminya.
Dalam pada itu, kemiskinan tidak menghilang Sayidatina Fatimah untuk selalu bersedekah. Dia tidak sanggup untuk kenyang sendiri apabila ada orang lain yang kelaparan. Dia tidak rela hidup senang dikala orang lain menderita. Bahkan dia tidak pernah membiarkan pengemis melangkah dari pintu rumahnya tanpa memberikan sesuatu meskipun dirinya sendiri sering kelaparan. Memang cocok sekali pasangan Sayidina Ali ini kerana Sayidina Ali sendiri lantaran kemurahan hatinya sehingga digelar sebagai ‘Bapa kepada janda dan anak yatim’ di Madinah.
Namun, pernah suatu hari, Sayidina Fatimah telah menyebabkan Sayidina Ali tersentuh hati dengan kata-katanya. Menyedari kesilapannya, Sayidatina Fatimah segera meminta maaf berulang-ulang kali. Apabila dilihatnya air muka suaminya tidak juga berubah, lalu dengan berlari-lari anak dia mengelilingi Sayidina Ali. Tujuh puluh kali dia ‘tawaf’ sambil merayu-rayu memohon dimaafkan. Melihatkan aksi Sayidatina Fatimah itu, tersenyumlah Sayidina Ali lantas memaafkan isterinya itu.
“Wahai Fatimah, kalaulah dikala itu engkau mati sedang Ali tidak memaafkanmu, nescaya aku tidak akan menyembahyangkan jenazahmu,” Rasulullah SAW memberi amaran kepada puterinya itu apabila perkara itu sampai ke pengetahuan baginda. Begitu sekali kedudukan seorang suami yang ditetapkan Allah SWT sebagai pemimpin bagi seorang isteri. Betapa seorang isteri itu perlu berhati-hati dan sangat berhalus di saat berdepan dengan suami. Apa yang dilakukan Sayidina Fatimah itu bukanlah disengajakan. Apatah lagi, bukan juga dia merungut-rungut, marah-marah, meninggi suara, bermasam muka, merajuk atau lain-lain keranah yang menyusahkan Sayidina Ali k.w. Pun Rasulullah SAW berkata begitu terhadapnya.
Semasa perang Uhud, Sayidatina Fatimah telah turut sama merawat luka Rasulullah. Dia juga turut bersama Rasulullah semasa peristiwa penawanan Kota Makkah dan ketika ayahandanya mengerjakan ‘Haji Wida’ pada akhir tahun 11 Hijrah. Dalam perjalanan haji terakhir ini Rasulullah SAW telah jatuh sakit. Sayidatina Fatimah tetap di sisi ayahandanya. Ketika itu Rasulullah membisikkan sesuatu ke telinga Fatimah .ha yang membuatkannya menangis, kemudian Nabi SAW membisikkan sesuatu lagi yang membuatkannya tersenyum.
Dia menangis kerana ayahandanya telah membisikkan kepadanya berita kematian baginda. Namun, sewaktu ayahandanya menyatakan bahawa dialah orang pertama yang akan berkumpul dengan baginda di alam baqa’, gembiralah hatinya. Sayidatina Fatimah meninggal dunia enam bulan setelah kewafatan Nabi SAW, dalam usia 28 tahun dan dimakamkan di Perkuburan Baqi’, Madinah.
Begitu sekali wanita yang utama, agung dan namanya harum tercatat dalam al-Quran, disusah-susahkan hidupnya oleh Allah SWT. Sengaja dibuat begitu oleh Allah kerana Dia tahu bahawa dengan kesusahan itu, hamba-Nya akan lebih hampir kepada-Nya. Begitulah juga dengan kehidupan wanita-wanita agung yang lain. Mereka tidak sempat berlaku sombong serta membangga diri atau bersenang-senang. Sebaliknya, dengan kesusahan-kesusahan itulah mereka dididik oleh Allah untuk sentiasa merasa sabar, redha, takut dengan dosa, tawadhuk (merendah diri), tawakkal dan lain-lain. Ujian-ujian itulah yang sangat mendidik mereka agar bertaqwa kepada Allah SWT. Justeru, wanita yang berjaya di dunia dan di akhirat adalah wanita yang hatinya dekat dengan Allah,
merasa terhibur dalam melakukan ketaatan terhadap-Nya, dan amat bersungguh-sungguh menjauhi larangan-Nya, biarpun diri mereka menderita.
“Dan hendaklah kamu meminta ampun kepada Tuhan kamu, kemudian bertaubatlah kepada-Nya; supaya Ia memberi kamu kesenangan hidup yang baik hingga ke suatu masa yang tertentu, dan Ia akan memberi kepada setiap orang yang ada kelebihan akan kelebihannya itu; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya aku bimbang kamu akan beroleh azab hari Kiamat yang besar”.